PERSPEKTIF
.co
christian
online
Perspektif: Tentang Gerakan Orang Kristen Dunia

Hidup dengan Maksud (Intensionalitas)

Dari Perspektif: Tentang Gerakan Orang Kristen Dunia

Langsung ke: navigasi, cari

Draf Buku Perspektif


Caroline D. Bower

Caroline D. Bower memelopori, memobilisasi, melatih dan menjadi mentor para pemimpin menggunakan wawasan yang berasal dari pengalaman pelayanan selama 40 tahun lebih di berbagai negara.

Lynne Ellis

Lynne Ellis telah bekerja dalam konteks gereja lokal selama lebih dari 20 tahun dengan fokus pada memobilisasi orang-orang dan gereja-gereja lainnya bagi orang-orang yang kekurangan dan yang terhilang di seluruh dunia. Beliau bekerja sebagai seorang pendeta misi, pelatih tim dan pelatih-kehidupan, membantu menghubungkan profesi dan gairah di dalam gerakan Allah.

Kita sekarang hidup dengan maksud di hampir semua hal dalam kehidupan kita –pekerjaan, anak-anak, kesehatan, teknologi kita. Mengapa tidak secara rohani dan bersifat misi? Pada saat dunia terhubung, saling tergantung, global, perkotaan dan berkomunikasi-dan orang-orang dari seluruh dunia hidup dalam blok masing- menyelesaikan apa yang Kristus tinggalkan untuk kami lakukan tidak pernahlebih memungkinkan. Banyak yang bertanya, "Apa yang akan diperlukan untuk menyelesaikan pekerjaan?" Kami ingin mengajukan pertanyaan," Siapa yang akan dibutuhkan? "

Saya [Caroline] memiliki perasaan kuat bahwa saya dipanggil untuk lahan misi ketika masih anak. Impian saya adalah untuk membantu menyelesaikan tugas. Dengan setiap upaya untuk sampai ke lahan-di berbagai tahap kehidupan yang berbeda, saya diberitahu bahwa saya tidak memenuhi syarat (jenis pelatihan yang salah, usia anak-anak, suami yang adalah seorang insinyur-bukan seorang pendeta, dll). Dalam retrospeksi, saya sekarang melihat tujuan misi-Nya bagi kehidupan saya bukanlah sebuah lahan, tapi banyak lahan sebagai penggerak lahan lain. Bukanlah tingkat kualifikasi tertentu yang melayakkan saya, tapi sebaris pengalaman yang unik, kesempatan dan keahlian yang telah terbentuk dalam diri saya yang memberi saya semangat awal untuk berkontribusi pada tujuan-Nya di dalam dunia yang berubah.

Melalui gereja lokal sayalah, pada perjalanan bersama secara strategis, Kerajaan yang menakjubkan mulai dikembangkan di seluruh dunia. Waktu dan sekali lagi, hubungan dan koneksi lokal membuka peluang-peluang global. Kami akhirnya bekerja dalam kemitraan dengan salah satu misi yang pernah menolak aplikasi saya beberapa tahun sebelumnya.

Siapa yang akan dibutuhkan? Dalam era kisah Allah, kita harus kembali pada pertanyaan itu dengan perspektif yang berbeda. Dalam dunia ...

  • yang tidak meminta misionaris, dan visa jarang diberikan dimana orang-orang yang belum terjangkau tinggal;
  • di mana ada sedikit akses ke massa dan pemimpin yang berpengaruh dengan misionaris yang berkarier atau orang-orang percaya nasional;
  • di mana orang percaya biasa diundang melalui keterampilan kerja dan keahlian mereka untuk membantu membangun bangsa mereka, pengasuh anak mereka atau memecahkan krisis yang tiba-tiba muncul;
  • di mana melalui pekerjaan merekalah orang-orang percaya memiliki akses setiap hari kepada warga negara untuk berhubungan dan melakukan percakapan demikian juga gaji mereka;
  • di mana orang-orang percaya dapat membawa solusi nyata-sering dari rumah atau dengan perjalanan masuk dan keluar sebentar-sebentar;
  • di mana dunia yang belum terjangkau sering merasa nyaman dan merespon lebih cepat kepada mereka yang mengakar dalam dunia non-Barat.

Siapa Yang Akan Dibutuhkan?

Siapa yang akan dibutuhkan? Bukankah tampaknya strategis untuk mengaktifkan

gereja dari seluruh dunia untuk bergabung dalam kekuatan misi di saat-saat dan tempat yang berpeluang? Setiap orang percaya, semua gereja dan semua etnis, semua usia dan semua kelompok ahli memiliki kontribusi tersendiri mereka.

Beberapa akan pergi dan tinggal, yang lainnya akan pergi jangka pendek; orang lain akan membuat tanda mereka dari rumah, dan yang lainnya akan masuk dan keluar, sesuai kebutuhan. Perlu untuk menyesuaikan dengan peran yang hanya mereka yang bisa mainkan. Ini tentang dengan sengaja menghidupi panggilan kita sebagai orang percaya untuk misi Allah.

Kita diciptakan oleh dan untuk Allah dan tujuan kemuliaan-Nya yang lebih besar di antara bangsa-bangsa. Kita hidup dalam generasi ini-bukan yang lain. Di dunia ini, kita harus menghapus barisan hidup kita yang terkotak yang membatasi perspektif dan pelayanan Kristen kita pada apa yang kita lakukan di gereja. Kita harus meletakkan semua karunia, keahlian, spesialisasi, koneksi, pengaruh, hubungan, pengalaman (baik dan buruk), sumber daya, titel pekerjaan, peluang dan semua keberadaan kita di hadapan Allah. Dia telah mempercayakan semuanya sebagai penatalayanan yang kita lakukan. Dia ingin dan akan melipatgandakan semuanya. Allah menginginkan ...

  • Keterampilan Anda. Entah itu pelatihan profesional atau pengalaman kehidupan, Anda memiliki bakat dan kemampuan yang sangat dibutuhkan.
  • Karunia Rohani Anda. Bila Anda menawarkan mereka untuk memberkati bangsa-bangsa, Anda akan terkejut bagaimana Allah memakai mereka secara supernatural.
  • Gairah Anda. Apa yang paling Anda nikmati? Apa yang membuat Anda marah? Jawaban untuk pertanyaan-pertanyaan bisa mengungkapkan gairah hidup Anda yang terkuat.
  • Pengalaman Anda. Allah menginginkan yang baik dan yang buruk. Banyak pengalaman negatif telah ditebus untuk tujuan Kerajaan. Apa yang mungkin Anda serahkan untuk Dia gunakan?
  • Pengalaman Kristen Anda. Kebanyakan orang di Amerika Utara memiliki pendidikan teologis yang lebih dari berpatisipasi dalam kehidupan gereja daripada pendeta paling terkemuka di

negara-negara berkembang. Bagaimana Allah ingin menggunakan informasi yang sudah Anda ketahui?

  • Hubungan Anda. Melibatkan tetangga, keluarga, rekan kerja, yayasan, tim olahraga, bahkan bisnis dapat menciptakan dampak yang kuat untuk kerajaan.
  • Profesi Anda. Bagaimana profesi Anda, termasuk asosiasi industri dan profesional digunakan untuk memberkati bangsa-bangsa?
  • Komunitas Anda. Kota Anda atau pusat kota di dekatnya memiliki kemitraan cabang kota dengan pusat kota di suatu tempat di dunia. Bagaimana Anda terlibat dalam kemitraan itu?

Apa yang diperlukan bagi Allah untuk memanfaatkan semua kemampuan kita bagi tujuan-Nya? Dibutuhkan intensionalitas dan inisiatif.

Intensionalitas

Anda tidak harus memiliki gelar dalam misi untuk terhubung dengan karya Allah di dalam dunia. Anda perlu kepekaan yang bertumbuh atas karunia-karunia Anda, gairah dan hubungan-hubungan yang dapat membuka hal-hal yang luar biasa untuk tujuan Tuhan. Allah telah melakukan hal-hal yang menakjubkan melalui:

  • Seorang insinyur yang mengamati produk sampingan pertanian yang akan dibuang di sebuah negara sebelah selatan. Dia mengumpulkan produk lain dalam industri di rumah untuk merancang sebuah cara untuk menggunakan sampah itu sebagai sumber daya yang menghasilkan produk yang berguna untuk konstruksi, yang memberikan pekerjaan yang berkelanjutan bagi seluruh komunitas petani yang baru.
  • Seorang pendeta muda yang dipercepat melalui misi jangka pendek dan dalam beberapa bulan membawa gerejanya ke tempat adopsi terdiri dari kelompok orang-orang yang belum terjangkau, menjual barang-barangnya dan pindah bersama keluarganya untuk memulai bisnis di daerah yang sangat belum terjangkau di dunia.
  • Seorang ibu muda dengan bayi dan balita di pinggul satunya yang menantang teman-teman kelompok studi Alkitab wanita-nya untuk belajar tentang isu-isu perdagangan seks. Hal ini berkembang menjadi kelompok yang terdiri dari 40 orang yang mengumpulkan dana untuk pencegahan dan penyelamatan anak-anak di Asia.
  • Seorang profesor yang memanfaatkan mahasiswa pascasarjana dalam merancang dan mengembangkan jembatan gantung menggunakan materi pribumi sehingga menghasilkan kapasitas dan pengembangan perdagangan bagi komunitas miskin di negara berkembang.
  • Seorang pensiunan pendeta dengan penuh gairah untuk pekerjaan kayu yang membangun dan menjual 3.000 rumah-rumah burung untuk mengumpulkan $ 85.000 bagi para pelatihan pendeta dan pemimpin nasional diEropa Timur.
  • Seorang guru yang mengumpulkan murid-muridnya untuk mengumpulkan uang yang dibutuhkan untuk membangun kembali sebuah sekolah untuk negara korban perang di Asia Tengah.
  • Seorang spesialis teknologi yang sengaja menjadi sukarelawan dengan perusahaannya untuk menempati posisi sebagai penghubung luar negeri di Asia dan mendirikan gereja ketika ada di sana.
  • Sebuah kelompok kecil yang mengadopsi orang-orang yang belum terjangkau, berkomitmen untuk berdoa dan melanjutkan tim doa jangka pendek. Mereka bertemu pemimpin nasional yang setuju bermitra untuk mencapai orang-orang ini dan enam tahun kemudian gerakan pendirian gereja melahirkan 300 gereja dan masih terus berkembang.
  • Seorang remaja yang menjual kartu ucapan Hari Ibu kepada teman sekelas dan rekan pelayanan pemudanya, mengumpulkan dana pinjaman mikro untuk para ibu Dunia Ketiga yang berupaya untuk mendukung keluarga mereka.
  • Seorang mahasiswa videografi yang membuat film dokumenter tentang anak jalanan di Afrika. Selain penghargaan film, hubungan yang dia jalin dengan gereja-gereja nasional menghasilkan dimulainya pelayanan anak jalanan dan orang tuanya sendiri mengadopsi dua anak muda yatim piatu.
  • Seorang pendeta gereja yang menjadi katalis bagi seluruh komunitas di negara komunis dengan menanyakan bagaimana mereka dapat membantu memberkati bangsa mereka. Komunitas mereka berkontribusi membangun infrastruktur dan, akhirnya, sekolah pelatihan teologis disetujui dengan restu dan bantuan pemerintah.

Inisiatif

Anda mungkin berpikir Anda tidak mengenal orang-orang penting seperti profesor yang membangun jembatan atau spesialis teknologi yang berpengaruh. Anda mungkin seorang ibu dengan hati untuk anak-anaknya; seorang mahasiswa dengan mimpi dan utang pendidikan, seorang profesional yang melewati setengah-waktu dalam hidup dan ingin meninggalkan sebuah warisan, atau seorang pengusaha dengan ide-ide yang frustrasi dengan gelindingan organisasional yang membuat ide-ide tersembunyi. Semoga kami menawarkan sesuatu yang sedikit preskriptif untuk menantang Anda menuju tujuan Allah dan untuk hidup Anda:

Belajarlah untuk Mendengarkan. Apakah Anda mengenal suara Tuhan dalam hidup Anda? Dia telah berbisik dan berteriak kepada para pengikutNya sejak awal. Anda dapat belajar untuk mendengarkan dengan membaca Alkitab dengan lensa misi. Tanyakanlah , "Berbicara tentang apakah bagian ini berkaitan dengan Tuhan dan tujuan-Nya? " lebih daripada menanyakan "bagaimana hal ini berlaku untuk hidup saya?" Luangkan waktu di dalam keheningan dan tuliskanlah tema-tema, frustrasi dan gairah yang muncul. Ini sering menunjuk pada bagaimana Tuhan akan membuat Anda berperan serta bersama dengan-Nya.

Lihatlah Karya Tuhan. Menonton siaran berita dan mempertimbangkan bagaimana Allah dapat membuka pintu bagi gereja-Nya untuk menyatakan Kabar Baik di ladang panen baru. Ladang sudah siap dituai di mana ada kevakuman kepemimpinan atau sumber daya yang berkelanjutan, sebuah ketertarikan oleh bencana alam atau perang, dan masyarakat migrasi. Evaluasilah keahlian, sumber daya dan hubungan dalam hidup Anda untuk membantu menentukan di mana untuk terhubung bagi kemuliaan Allah.

Bergabunglah dengan Allah. Ya, itu benar-benar sesederhana itu. Melangkahlah dalam tindakan dan mengambil seseorang bersama Anda saat Anda melakukannya. Tetaplah bertumbuh dalam kesadaran Anda terhadap tujuan globalNya. Berusahalah bagaimana Anda dapat memberikan hidup Anda secara strategis untuk menggenapi apa Dia lakukan. Anda mungkin tidak merasa bahwa Anda memiliki gambaran besar atau wahyu yang mendalam. Sebaliknya, Dia mungkin memberikan Anda sedikit dorongan sederhana Roh-Nya. Bertindaklah berdasarkan itu. Wahyu-Nya sering datang dalam langkah-langkah yang berurutan seperti yang kita ikuti dalam ketaatan.

Rencana. Berpikirlah sepanjang tahun. Gunakan liburan Anda untuk tujuan tahun ini. Pertimbangkanlah bagaimana lingkaran hubungan Anda dapat dikatalisis untuk sebuah alasan. Berdoalah dengan tekun bagi kebutuhan dunia sebagai satu keluarga, mempercayai Allah akan bertindak. Nilailah tingkat kegiatan Anda dan ciptakanlah batasan bagi Allah untuk "campur tangan" dalam hidup Anda dengan peluang dan percakapan.

Bertanya kepada Orang Lain. Jadilah penuh tujuan dan maksud di dalam hubungan Anda karena Anda mengundang orang lain untuk bergabung dengan Anda dalam melayani Tuhan.

Tanyakanlah kepada orang apa yang mereka impikan tentang bekerja bagi Allah. Mintalah orang-orang mempertimbangkan untuk bergabung dengan Anda dalam apa yang Anda merasa dipimpin untuk melakukannya. Dengan serius mengeksplorasi bagaimana Anda dapat bergabung dengan orang lain di gereja Anda atau bagaimana Anda mungkin berkontribusi pada upaya pekerjaan misi yang sedang berlangsung yang telah dikembangkan selama bertahun-tahun. Strategi Allah selalu memanggil kita untuk bekerja di komunitas dengan orang lain.

Allah sedang meminta kita semua untuk berpartisipasi dengan semua yang kita miliki dalam hidup kita. Mimpi-mimpi atau tugas mungkin tampak besar sekali, tapi ketika kita dengan sengaja membawa ikan kecil dan roti bekal makan siang kita kepada Yesus, Dia akan memberkatinya, memecahkannya, dan melipatgandakan efeknya demi kerajaan-Nya.


Draf Buku "Perspektif: Tentang Gerakan Orang Kristen Dunia -- Manual Pembaca" Edisi Keempat, Disunting oleh Ralph D. Winter, Steven C. Hawthorne. Hak Cipta terbitan dalam bahasa Indonesia ©2010 pada Perspectives Indonesia

... kembali ke atas